Makalah
Kewarganegaraan
PERANAN PANCASILA DALAM ERA GLOBALISASI
KATA PENGANTAR
Pertama-tama
saya mengucapkan puji dan
syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat-Nya makalah ini dapat di
selesaikan tepat pada waktunya.
Adapun
penulisan ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas semester 2 dengan mata kuliah Kewarganegaraan. Dan makalah ini
berjudul “Peranan Pancasila dalam Era Globalisasi”
Selain
itu juga saya
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan
ini. Saya juga berharap dengan
adanya makalah ini dapat menjadi salah satu sumber informasi.
Namun
saya menyadari makalah ini
masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya memohon maaf jika ada hal-hal yang
kurang berkenan. Kami
sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk menjadikan ini lebih
sempurna, semoga ini dapat bermaanfaat bagi kita semua. Amin
Depok, 15 Mei
2013
Penyusun
Pancasila sebagai dasar dan ideologi
negara merupakan kesepakatan politik ketika negara Indonesia didirikan,dan
hingga sekarang di era globalisasi,Negara Indonesia tetap berpegang teguh
kepada pancasila sebagai dasar negara.Sebagai dasar negara tentulah pancasila
harus menjadi acuan Negara dalam menghadapi tantangan global dunia yang terus
berkembang.
Di era globalisasi ini peran pancasila
tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa
indonesia,karena dengan adanya globalisasi batasan batasan diantara negara
seakan tak terlihat,sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah
ke masyarakat.
Hal ini dapat memberikan dampak positif
dan negatif bagi bangsa indonesia,jika kita dapat memfilter dengan baik
berbagai hal yang timbul dari dampak globalisasi tentunya globalisasi itu akan
menjadi hal yang positif karena dapat menambah wawasan dan mempererat hubungan
antar bangsa dan negara di dunia.Tapi jika kita tidak dapat memfilter dengan
baik sehingga hal-hal negatif dari dampak globalisasi dapat merusak moral
bangsa dan eksistensi kebudayaan indonesia. Dari faktor-faktor tersebutlah di
butuhkan peranan pancasila sebagai dasar dan pedoman negara dalam menghadapi
tantangan global yang terus meningkat diera globalisasi.
a.
Kedudukan
Pancasila
b.
Pengertian
Globalisasi
c.
Pengaruh
Positive dan Negative dari Globalisasi
d.
Peran Pancasila
dalam Era Globalisasi
Tujuan saya membuat Makalah yang bejudul Peranan
Pancasila dalam Era Globalisasi adalah untuk menambah pengetahuan bagi siapa
saja yang membacanya dan khususnya bagi penyusun. Makalah ini juga bertujuan
untuk memenuhi salah satu tugas semester 2 dengan mata kuliah Kewarganegaraan.
A.
Kedudukan
Pancasila
1.
Pancasila
Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Manusia
seabagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dalam perjuangan unutk mencapai
kehidupan yang lebih sempurna, senantiasa memerlukan nilai-nilai luhur yang
dijunjungnya sebagai suatu pandangan hidup . Nilai-nilai luhur adalah marupakan
tolak ukur kebaikan yang berkenaan dangan hal-hal bersifat mendasar dan abadi
dalam hidup manusia, seperti cita-cita yang hendak dicapainnya dalam hidup
manusia.
2.
Pancasila
Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Sebagai
dasar negara, Pancasila merupakan suatu asas kerohanian yang meliputi suasana
kebatinan atau cita-cita hukum, sehingga merupkan suatu sumber nilai, norma
serta kaidah baik moral maupun hukum negara, dan menguasai hukum dasar baik
yang tertulis atau UUD, maupun yang tidak tertulis atau konfensi. Dalam kedudukannya
seabagai dasar negara, Pancasila mempunyai kekuatan mengikat secara hukum.
Sebagai
sumber dari segala sumber hukum atau sebagai sumber tertib hukum indonesia maka
pancasila tercntum dalam ketentuan tertinggi yaitu pembukaan UUD 1945, kemudian
di jelmakan atau di jabarkan lebih lanjut dalam pokok-pokok pikiran, yang
meliputi suasana kebatinan dari UUD 1945, yang pada akhirnya di
kongkritisasikan atau di .jabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945, serta hukum
positif lainnya.
3.
Pancasila
sebagai ideologi bangasa dan negara Indonesia
Sebagai
suatu ideologi bangasa dan negara indonesia maka pancasila pada hakikatndonesia
maka pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan
atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang seabagaimana ideologi-ideologi
lain di dunia, namun pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat, nilai
kebudayaan, serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat
Indonesia sebelum membentuk
negara. Dengan lain perkataan unsur-unsur yang merupakan materi (bahan)
pancsila tidak lain diangkat dari pandangan hidup masyarakat indonesia sediri,
sehingga bangsa indonesia merupakan kausa materialis (asal bahan) Pancasila.
B. Pengertian
Globalisasi
Globalisasi
adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas
wilayah, Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang
dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya
sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi
bangsa- bangsa di seluruh dunia.
Globalisasi
adalah fenomena dimana batasan-batasan antar negara seakan memudar karena
terjadinya berbagai perkembangan di segala aspek kehidupan,khususnya di bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi.Dengan terjadinya perkembangan berbagai aspek
kehidupan khususnya di bidang iptek maka manusia dapat pergi dan berpindah ke
berbagai negara dengan lebih mudah serta mendapatkan berbagai informasi yang
ada dan yang terjadi di dunia.
Namun
fenomena globalisasi ini tidak selalu memberi dampak positif,berbagai perubahan
yang terjadi akibat dari globalisasi sudah sangat terasa,baik itu di bidang
politik, ekonomi, sosial, budaya,dan teknologi informasi.
Berbagai
dampak negatif terjadi dikarenakan manusia kurang bisa memfilter dampak dari
globalisasi sehingga lebih banyak mengambil hal-hal negatif dari pada hal-hal
positif yang sebenarnya bisa lebih banyak kita dapatkan dari fenomena
globalisasi ini.
Kehadiran
globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk
Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan
pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti
kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan
mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.
C. Pengaruh
Positif dan Negatif dari Globalisasi
1. Pengaruh
Positif Globalisasi
a. Dilihat dari globalisasi politik,
pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan
adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur,
bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.
Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
b. Dari aspek globalisasi ekonomi,
terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan
devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi
bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
c. Dari globalisasi sosial budaya kita
dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan
disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan
bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa
nasionalisme kita terhadap bangsa.
2. Pengaruh
Negatif Globalisasi
a. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat
Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga
tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi
liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan
hilang
b. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta
terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri membanjiri di
Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan
gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa
Indonesia.
c. Mayarakat kita
khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa
Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh
masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
d. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara
yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi.
Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang
dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.
e. Munculnya sikap
individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga.
Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan
bangsa.
D. Peranan
Pancasila dalam Era Globalisasi
Menghadapi arus globalisasi yang semakin pesat,
keurgensian pancasila sebagai dasar negara semakin dibutuhkan. Kebebasan di era
globalisasi dan reformasi sudah tidak terkendali, ideologi Pancasila sebagai
pemersatu untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme. Pancasila sebagai
pedoman dalam menghadapi globalisasi dan sebagai dasar negara Indonesia yang
sudah ditentukan oleh para pendiri negara Indonesia yang menjadi sebuah acuan
dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menghadapi berbagai
tantangan dalam menjalankan ideologi pancasila. Pancasila harus tetap
dipertahankan bahwa pancasila merupakan ideologi yang sejati untuk Indonesia.
Oleh karena itu tantangan di era globalisasi yang bisa mengancam eksistensi
kepribadian bangsa. Yang terpenting adalah bagaimana bangsa dan rakyat
Indonesia mampu menyaring agar hanya nilai-nilai kebudayaan yang baik saja dan
sesuai dengan kepribadian bangsa saja yang terserap. Jika nilai-nilai budaya yang
tidak sesuai apalagi merusak tata nilai budaya nasional harus ditolak dengan
tegas. Kunci dari persoalan tersebut terletak pada pancasila sebagai pandangan
hidup dan dasar negara. Bila rakyat dan bangsa Indonesia konsisten menjaga
nilai-nilai luhur bangsa maka nilai-nilai atau budaya dari luar yang tidak baik
akan tertolak dengan sendirinya.
Peranan
Pancasila di Era globalisasi khususnya dalam konteks sebagai dasar Negara dan
ideologi nasional agar setiap Warga Negara Indonesia memiliki pemahaman yang sama
dan akhirnya memiliki persepsi dan sikap yang sama terhadap kedudukan peranan
dan fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kuat derasnya arus globalisasi yang menggerus jati diri dan identitas Nasional,
pancasila tetap harus konsisten dan konsekuen dilaksanakan oleh para
pemimpin dan masyarakat karena memiliki nilai-nilai luhur yang sangat sesuai
dengan karakter bangsa yang tercermin dalam setiap sila dari pancasila dan
semangat Bhineka Tunggal Ika. Melalui pemahaman makna pancasila yang
dikembangkan dengan semangat akan dapat mengembangkan nilai sesuai dengan
kebutuhan masyarakat yang serba pluralistik. Selain itu melestarikan dan
mengembangkan pancasila sebagai dasar negara sebagaimana yang telah dirintis
dan merupakan suatu kawajiban etis dan moral yang perlu diyakinkan oleh
generasi sekarang. Pancasila merupakan sebuah kekuatan ide yang berakar dari
bumi Indonesia untuk menghadapi nilai-nilai dari luar, sebagai sistem syaraf
atau filter terhadap berbagai pengaruh luar, nilai-nilai dalam Pancasila dapat
membangun sistem dalam masyarakat kita terhadap kekuatan-kekuatan dari luar
sekaligus menyeleksi hal-hal baik untuk diserap, dan sebagai sistem dan
pandangan hidup yang merupakan konsensus dasar dari berbagai komponen bangsa
yang plural ini. Melalui Pancasila, moral sosial, toleransi, dan kemanusiaan,
bahkan juga demokrasi bangsa ini dibentuk. Untuk itu Pancasila harus bisa kita
telaah secara analitis dengan kekayaan nilainya sudah selayaknya digali,
diperdalam, lalu dikontekstualisasikan lagi pada perkembangan situasi yang kita
hadapi, terlebih jika Pancasila benar-benar ingin diteguhkan sebagai ideologi
bangsa.
A.
Kesimpulan
Tidak ada
yang dapat mengelakan arus globalisasi yang menghampiri kita bahkan bangsa ini.
Bangsa Indonesia tidak dapat menghindari adanya tantangan globalisasi. Jika
globalisasi tidak disikapi dengan cepat dan tepat maka hal ini akan mengancam
eksistensi kita sebagai sebuah bangsa. Arus globalisasi yang melanda negara ini
akan memudarkan nilai-nilai pancasila yang seharusnya dapat diaktualisasikan
oleh seluruh bangsa Indonesia dalam berbagai bidang. Peran Pancasila sangat
penting dalam menghadapi arus globalisasi karena Pancasila merupakan sebuah
kekuatan ide yang berakar dari bumi Indonesia untuk menghadapi nilai-nilai dari
luar, sebagai sistem syaraf atau filter terhadap berbagai pengaruh luar,
nilai-nilai dalam Pancasila dapat membangun sistem dalam masyarakat kita
terhadap kekuatan-kekuatan dari luar sekaligus menyeleksi hal-hal baik untuk
diserap, dan sebagai sistem dan pandangan hidup yang merupakan konsensus dasar
dari berbagai komponen bangsa yang plural ini. Dengan Pancasila, moral sosial,
toleransi, dan kemanusiaan, bahkan juga demokrasi bangsa ini dibentuk. Tetapi
sangat disayangkan jika wacana Pancasila belakangan ini mulai berkurang. Dengan
menjadikan pancasila sebagai pedoman dalam menhadapi globalisasi bangsa
Indonesia akan tetap bisa menjaga eksistensi dan jati diri bangsa Indonesia.
Perlu digalakan kembali penanaman nila-nilai pancasila melalui proses
pendidikan dan keteladanan.