Makalah komunikasi
BAB 1
PENDAHULUAN
I.
Latar Belakang
Pentingnya komunikasi
tidak dapat di pungkiri oleh manusia sebagai alat interaksi dengan individu
lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan informasi, baik dari luar atau dalam
lingkungannya. Komunikasi adalah hal yang tidak bias di pisahkan dari kehidupan
manusia.
Komunikasi pada dasarnya
dapat terjadi dalam berbagai konteks kehidupan. Peristiwa komunikasi dapat
berlangsung tidak saja dalam kehidupan manusia, tetapi juga dalam kehidupan
binatang, tumbuh-tumbuhan dan makhluk-makhluk hidup lainnya. Namun demikian, objek
pengamatan dalam ilmu komunikasi dalam konteks hubungan antar manusia atau
komunikasi antar manusia.
II.
Rumusan
masalah
Adapun yang menjadi
rumusan masalah pada makalah ini adalah :
a. Definisi komunikasi menurut beberapa
ahli komunikasi
b. Komponen-komponen komunikasi
c. Tujuan dan manfaat pentingnya
komunikasi dalam kehidupan manusia
III.
Tujuan
a.
Untuk mengetahui arti pentingnya komunikasi
b.
Untuk menambah wawasan pembaca mengenai komunikasi
c.
Sebagai wadah pembelajaran bagi pembaca
d.
Sebagai tolak ukur kita untuk memahami komunikasi
BAB
II
PEMBAHASAN
a. Definisi komunikasi menurut beberapa ahli:
Seorang ahli komunikasi Wilbur Schramm mengatakan bahwa dalam konteks komunikasi, suatu
masyarakat dapat dilihat sebagai sejumlah hubungan (relationship) di
masing-masing orang mengambil bagian (sharing) atas informasi.
Joseph A
Devito (1996) mengatakan komunikasi adalah
transaksi. Dengan transaksi dimaksudkan bahwa komunikasi merupakan suatu proses
dimana komponen-komponennya saling terkait, dan bahwa parakomunikatornya
beraksi dan bereaksi sebagai suatu kesatuan dan keseluruhan.
Menurut Hovland,
Janis & Kelley; 1953. Komunikasi adalah suatu proses melalui mana
seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata-kata)
dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak).
Menurut Berelson
dan Steiner, 1964. Komunikasi adalah proses penyampaian informasi, gagasan,
emosi, keahlian, dan lain-lain. Melalui penggunaan symbol-simbol seperti
kata-kata, gambar-gambar, angka-angka, dan lain-lain.
Menurut Gode,
1959. Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari yang semula
dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang
atau lebih.
Menurut Barnlund,
1964. Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa
ketidakpastian, bertindak secara efektif, mempertahankan atau memperkuat ego.
Menurut Weaver,
1949. Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat
mempengaruhi pikiran orang lain.
Esensi dalam proses komunikasi adalah untuk
memperoleh kesamaan makna di antaraorang yang terlibat dalam proses komunikasi
antar manusia. Menurut pandangan Ruesch
dan Bateson dalam Liliweri, bahwa tingkatan paling penting dalam komunikasi
manusia adalah komunikasi antarpribadi yang diartikan sebagai relasi individual
dengan orang lain dalam konteks sosialnya.
Menurut Ruesch,
1957. Komunikasi adalah suatu proses yang menghubungkan satu bagian dengan
bagian lainnya dalam kehidupan
Menurut Edwin Emery. Komunikasi
adalah seni menyampaikan informasi, ide dan sikap seseorang kepada orang lain.
Menurut William Albig dalam bukunya yang berjudul COMMUNICATION FOR
PEOPLE’s bahwa komunikasi adalah proses sosial dalam arti pelemparan
pesan/lambang yang mana mau tidak mau akan menumbuhkan pengaruh pada semua
proses dan berakibat pada perilaku manusia dan adat kebiasaan.
Menurut Karfried
Knapp seorang ilmuwan dari Amerika mengatakan bahwa komunikasi itu
merupakan interaksi antar pribadi yang menggunakan simbol-simbol liguistik,
seperti sistim simbol verbal (kata-kata) dan non verbal. Sistem ini dapat di
sosialisasikan secara langsung/tatap muka atau media lain (Tulisan,oral dan
Visual ).
Menurut A. Winnet. Komunikasi merupakan proses
pengalihan suatu maksud dari sumber kepada penerima, proses tersebut merupakan
suatu seri aktivitas, rangkaian atau tahap-tahap yang memudahkan peralihan
maksud tersebut.
Menurut
Charles H. Cooley. Komunikasi berarti suatu mekanisme hubungan antar
manusia dilakukan dengan mengartikan simbol secara lisan dan membacanya melalui
ruang dan menyimpan dalam waktu.
Menurut
Delton E, Mc Farland. Komunikasi adalah suatu proses interaksi yang
mempunyai arti antara sesama manusia.
Menurut Theodorson & Thedorson. Komunikasi adalah penyebaran
informasi, ide-ide sebagai sikap atau emosi dari seseorang kepada orang lain
terutama melalui simbol-simbol.
Menurut Himstreet & Baty. Komunikasi adalah suatu proses
pertukaran informasi antar individu melalui suatu sistem yang biasa (lazim),
baik dengan simbol-simbol, sinyak-sinyal, maupun perilaku atau tindakan.
Menurut Bovee. Komunikasi adalah suatu proses pengiriman
dan penerimaan pesan.
Menurut Onong Uchjana Effendy. Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk
memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan
(langsung) ataupun tidak langsung (melalui media).
Menurut Raymond Ross. Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan
membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan
oleh komunikator.
Menurut Gerald R. Miller. Komunikasi terjadi saat satu sumber
menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku
mereka.
Menurut Everett M. Rogers. Komunikasi adalah proses suatu ide
dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk
mengubah tingkah laku mereka.
Menurut New Comb. Komunikasi adalah transmisi informasi yang
terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.
Menurut Colin Cherry. Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling
menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi
merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan
pembangkitan balasannya.
Menurut
Forsdale (1981) seorang ahli
pendidikan terutama ilmu komunikasi : Dia menerangkan dalam sebuah kalimat
bahwa “communication is the process by which a system is established,
maintained and altered by means of shared signals that operate according to
rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk,
dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan
diterima dilakukan sesuai dengan aturan.
Menurut
Palo Alto.
Ketika dua orang sedang bersama, mereka berkomunikasi secara terus menerus
karena mereka tidak dapat berperilaku. PALO ALTO sangat percaya bahwa seseorang
tidak dapat tidak berkomunikasi.
Menurut Lexicographer (ahli kamus bahasa),
komunikasi adalah upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan. Jika
dua orang berkomunikasi maka pemahaman yang sama terhadap pesan yang saling
dipertukarkan adalah tujuan yang diinginkan oleh keduanya.
Menurut Harold
Lasswell, 1960. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang
menjelaskan “siapa”, “mengatakan apa”, “dengan saluran apa”, “kepada siapa”,
dan “dengan akibat atau hasil apa”. (Who? Says what? In which channel? To whom?
With what effect?).
b.
Komponen-komponen komunikasi
1.Komunikator/Penyampaian
pesan/Sumber/Source semua proses komunikasi berasal dari sumber yang dapat
berupa
·
Perorangan , jika dalam komunikasi individual
atau antar perorangan
·
Suatu lembaga atau organisasi, atau orang yang
dilembagakan (komunikasi dengan media massa)
2.Pesan/Message.
Unsur pesan meliputi semua materi atau isi
yang dikomunikasikan antara pihak-pihak
yang terlibat dalam proses komunikasi, baik yang disampaikan secara verbal
maupun non verbal., baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui media
massa misalnya) Pesan dapat berupa:
·
pesan verbal, misalnya: bahasa/kata-kata lisan
atau tertulis
·
pesan non verbal, misalnya: isyarat, gambar,
warna
·
pesan paralinguistik, misalnya: kualitas
suara, tekanan suara(tinggi rendah nada bicara), kecepatan suara, vokalisasi.
3.Saluran/Media/Chanel
Unsur saluran merupakan sarana
tempat pesan yang di sampaikan sehingga bias diterima dan di maknai oleh
komunikan. Misalnya: media massa (surat kabar, majalah, televise, radio, dll)
4. Komunikan/Penerima Pesan/Receiver
Unsure penerimaan merupakan sasaran
dari komunikasi, bias terdiri dari seseorang atau beberapa orang atau suatu
lembaga/organisasi.
5. Tujuan/Destination/effect
Effect merupakan hasil dari suatu
komunikasi, merupakan tujuan dari peserta-peserta di dalam proses komunikasi.
6. Umpan balik/Feedback
Feedback merupakan tanggapan atas
pesan komunikan apabila tersampaikan atau disampaikan kepada komunikator.
7. Gangguan/Noise
Gangguan tak terencana yang terjadi
dalam proses komunikasi sebagai akibat pesan yang diterima komunikan berbeda
dengan pesan yang disampaikan kepada komunikator terhadap komunikan. Misalnya:
perkuliahan terganggu akibat ada pesawat terbang yang melintas rendah di atas kelas.
c.
Tujuan
dan manfaat pentingnya komunikasi dalam kehidupan manusia
Tujuan utama komunikasi adalah untuk membangun/menciptakan
pemahaman atau pengertian bersama. Saling mengerti atau memahami bukan berarti
harus menyetujui tetapi mungkin dengan komunikasi terjadi suatu perubahan
sikap, pendapat, perilaku atau perubahan secara social:
1.
Perubahan
sikap (attitude change)
Seorang komunikan
setelah menerima pesan kemudian sikapnya berubah, baik positive ataupun
negative. Dalam berbagai situasi kita berusaha mempengaruhi sikap orang lain
dan berusaha agar orang lain bersikap positive sesuai keinginan kita.
2.
Perubahan
pendapat (opinion change)
Dalam komunikasi berusaha menciptakan pemahaman. Pemahaman ialah
kemampuan memahami pesan secara cermat sebagaimana dimaksudkan oleh
komunikator. Setelah memahami yang dimaksud komunikator maka akan menciptakan
pendapat yang berbeda-beda bagi komunikan. Contoh: berita yang disampaikan oleh
surat kabar. Informasi dapat diterima khalayak secara bersamaan, namun opini
atau pendapat yang muncul tiap individu berbeda-beda.
3.
Perubahan
perilaku (behavior change)
Komunikasi bertujuan untuk mengubah perilaku maupun tindakan
seseorang. Contoh: kampanye kesehatan misalnya mengenai merokok menyebabkan
gangguan kesehatan. Setelah mengikuti kampanye tersebut seorang perokok
misalnya kemudian berusaha mengurangi/berhenti merokok.
4.
Perubahan
social (social change)
Membangun dan memelihara ikatan hubungan dengan orang lain
sehingga menjadi hubungan yang lebih baik. Dalam proses komunikasi yang efektif
secara sengaja meningkatkan hubungan interpersonal. Contoh: diperkantoran,
sering terjadi komunikasi dilakukan bukan untuk menyampaikan informasi atau
pengaruh sikap semata, tetapi kadang-kadang terdapat maksud implicit di
sebaliknya, yakni untuk membina hubungan baik
Manfaat pentingnya komunikasi:
1. Menyampaikan
informasi (to inform)
Memberitahukan/menerangkan informasi
atau hal-hal yang belum diketahui seseorang maupun public terhadap apa yang
terjadi pada seseorang ataupun public , sehingga informasi-informasi yang di
berikan dapat menambah pengetahuan dan wawasan.
2. Mendidik (to
educate)
Memberikan pendidikan dan pengetahuan yang
bermanfaat baik secara formal, non formal, maupun informal sehingga mendorong
pembentukan watak dan pendidikan keterampilan serta kemahiran yang diperlukan
pada semua bidang kehidupan. Misalnya: seorang guru yang mengajarkan ilmu
pengetahuan kepada murid-muridnya.
3. Membujuk (to
persuade)
Membujuk, mempengaruhi atau membentuk suatu
opini seseorang maupun public, menyakinkan tentang informasi-informasi yang
diberikan sehingga benar-benar mengetahui situasiyang terjadi di lingkungannya.
Misalnya: iklan tv yang mengiklankan produk, dengan gaya persuasinya membujuk
atau mempengaruhi pemirsanya untuk menggunakan produk tersebut.
4. Menghibur (to
entertaint)
Memberikan hiburan atau kesenangan, sehingga
seseorang maupun public memperoleh selingan dari kejenuhan yang dialaminya
karena tekanan-tekanan baik alam pekerjaan, pergaulan dan lain-lain yang
dialami dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya: Musik, Komedi, Tari, Olahraga.
KESIMPULAN
Dari pembahasan diatas, maka disadari
bahwa komunikasi penting dalam kehidupan sebagai penyampaian atau penukaran
ide-ide, pengetahuan bahkan informasi, komunikasi juga penting dalam sebuah
organisasi, karena dapat dikatakan organisasi tanpa komunikasi ibarat motor
yang di dalamnya terdapat rangkaian alat-alat otomotif, yang terpaksa tidak
berfungsi karena tidak ada aliran fungsi antara satu bagian dengan bagian yang
lainnya.
Begitu penting komunikasi bagi
kehidupan manusia, sehingga ada yang menyatakan bahwa tanpa komunikasi
kehidupan manusia tidak akan bermakna, atau bahkan manusia tidak akan bertahan
hidup.